Skip to main content

. KITUL#1 - Kirimkan TULISANMU#1

 .


.
.
KITUL#1 - Kirimkan TULISANMU#1 
Periode Submission : 15 Maret s.d 30 Maret 2021
.
.
1. Artikel bersifat orisinil karya pribadi, akan baik bila belum pernah dipublikasikan, namun bila sudah pernah dipublikasikan harap cantumkan pula link publikasi online artikel Anda tersebut.
.
2. Tema besar : Jaga NKRI, Pancasila dan Kebhinnekaan
.
3. Tidak mengandung unsur SARA serta pornografi.
.
4. Aktualitas artikel menjadi prefrensi utama
.
5. Ditulis dalam bahasa Indonesia bisa sesuai kaidah bahasa Indonesia Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) / EYD Formal  , maupun bahasa renyah dan humor sekalipun, bahkan bahasa daerah beserta interpretasinya sangat dimungkinkan.
.
6. Bentuk tulisan BEBAS dapat berupa :  
- Esai bermuatan opini penulis, liputan,   kesaksian, atau pun kajian yang bersifat ilmiah populer dan lainnya.
- Pendekatan :  bisa dari hal yang faktual, aktual, bersifat kekinian (kontemporer), historik, maupun futuristik.
- Terbuka juga untuk tulisan dengan pendekatan fiksi, humor, dan lainnya.
- Apapun yang sesuai / memiliki irisan dengan tema besar
.
7 Karya merupakan hasil pemikiran sendiri ( bukan menyalin ulang karya orang lain ).  Artikel dikirmkan dalam :
- Font Times New Roman 
- Font 12
- Format pdf 
- *Ukuran kertas A4 - DUA HALAMAN spasi 1
- *Setara dengan kurang lebih 500 s.d 1.000 kata
*Meskipun tetap flexible namun standar
.
8. Sertakan Judul Artikel 
.
9. Sertakan identitas Anda pada akhir artikel :
- Nama lengkap 
- Nama yang ingin dituliskan sebagai Penulis 
- Alamat Email
- Nomor WATSAP
- Nama SMA Sederajat dan Alamat SMA Sederajat [ Tidak harus DIY / Jogja ] atau dapat juga mengirimkan CV Anda
- Medsos : Facebook / IG / Twitter / Website jika ada. 
.
10. Peserta diperbolehkan menambah foto / liustrasi ke dalam artikel yang sesuai dengan Judul / Tema. 
.
11. Foto / ilustrasi dapat merupakan karya pribadi atau menyadur. Apabila menggunakan foto / ilustrasi yang disadur, wajib mencantumkan sumber foto di dalam artikel. 
.
12. Foto disertakan dalam pdf artikel  beserta caption / keterangan foto dan atau sumber foto.
.
13. Jumlah artikel yang dapat dikirimkan bebas tidak terbatas.
.
14. Tulisan Anda akan di kurasi oleh Redaksi ASYB. Artikel yang terpilih untuk dimuat 
- Redaksi ASYB akan menghubungi melalui WA dan Email sebelum dimuat.
- Kontraprestasi akan dikirimkan paling lambat seminggu setelah Artikel dimuat pada website ASYB www.alumnismayogyakarta.com 
- Waktu / jadwal publikasi ditentukan oleh redaksi ASYB
- Bagi artikel yang dimuat akan disediakan kontraprestasi berkisar  Rp 200.000 s.d 250.000 per artikel sesuai aktualitas, dan relevansi dengan tema besar
- ASYB berhak menyebarluaskan Link artikel dengan sarana Media / Medsos turunan ASYB lain [ Facebook, Watsapp dll ] 
.
15. Email tulisan / artikel ke :
sekretariatasyb@gmail.com
- Subject Email : SUBMITKITUL#1
.
PERTANYAAN :
sekretariatASYB@gmail.com
- Subject Email : TANYAKITUL#1 per 15 – 30 Maret 2021
.
INFO : 
Facebook Group : https://web.facebook.com/groups/alumnismayogyakartabersatu

Terimakasih

Team Redaksi
- Achmad Charris Zubair
- Sanjaya Kuss Indarto 
- Kurniadi A.N
.
.

Popular posts from this blog

Pertama di Indonesia, DPRD DIY Tandatangani Penolakan Ideologi Khilafah

. . Sebanyak 45 dari 55 anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta menandatangani surat Janji Setia Kepada NKRI dan Ideologi Pancasila. Surat penandatanganan tersebut diberikan oleh FORSA Forum Selamatkan NKRI Yogyakarta kepada Ketua DPRD DIY dan semua pimpinan fraksi pada tanggal 10 Mei 2022 lalu.   Pada pertemuan tanggal 10 Mei di Ruang Sidang DPRD DIY tersebut dihadiri pimpinan dan ketua fraksi DPRD DIY, dan puluhan perwakilan FORSA NKRI DIY yang terdiri dari berbagai eksponen masyarakat. Hadir pula di dalamnya H. Idham Samawi, mantan bupati Bantul dan anggota DPR RI. Beberapa jurnalis juga meliput dalam peristiwa itu.   Pada prinsipnya FORSA NKRI DIY mengecam dan menyesalkan atas kecolongannya DPRD DIY pada 27 April 2022 atas masuknya sekelompok orang ke dalam lingkungan DPRD dan kemudian membuat petisi yang arahnya tidak menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara dalam praktek bernegara. FORSA DIY menduga kelompok tersebut adalah bagian

Pergantian dan Pelantikan Pengurus dan Narahubung ASYB - Periode 3 tahun pertama 2019 - 2022 masa Tugas 2021 - 2022

. Pergantian dan Pelantikan PENGURUS dan NARAHUBUNG  ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu  Periode Tiga Tahun Pertama 2019 – 2022  Untuk masa Tugas  September  2021 -  2022 . . . Pergantian dan Pelantikan Pengurus dan Narahubung [ Koordinator Alumni perwakilan SMA sederajat DIY berjalan lancar. Karena saat ini DIY masih PPKM Level 3 maka, Pelantikan yang sudah ditunda karena pandemi ini akhirnya dilakukan secara Offline dan Daring dari kediaman sebagian besar pengurus dan Narahubung [ Koordinator ]. . Dua lokasi dipilih menjadi lokasi Offline adalah ; - Pendopo Langgar Duwur Boharen, Kotagede Yogyakarta dan  - Area Kotabaru Yogyakarta . Dua lokasi ini dipilih mengingat Yogyakarta memiliki 5 wilayah heritage / warisan budaya yaitu Kraton, Pakualaman, Malioboro, Kotagede dan Kotabaru Yogyakarta,  maka wilayah  " dua KOTA " di Yogyakarta ini sangat relevan untuk kami pilih menjadi lokasi acara. Khusus untuk Lokasi Pendopo Langgar Duwur Boharen, selain juga merupakan salah satu

PETISI Simpul Jaringan Masyarakat Nasionalis Anti-Khilafah DIY di DPRD Malioboro 30 April 2022

Audiensi lanjutan tanggal 10 Mei 2022 cek : Lipuatn : https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2022/05/audiensi-ii-forsa-nkri-ke-dprd-diy.html Dokumnetasi https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2022/05/dokumentasi-audiensi-forsa-nkri-ke-dprd.html . Simpul Jaringan Masyarakat Nasionalis Anti-Khilafah DIY yang tergabung dalam Forsa NKRI terdiri dari lebih dari 50 simpul jaringan dan perwakilan masyarakat, mendatangi  Lobby gedung DPRD Malioboro Yogyakarta 30 April 2022 Pukul 14.00 disambut oleh  Dr R. Stevanus C Handoko S.Kom., MM. -  Anggota Dewan Anggota Komisi D - Partai Solidaritas Indonesia . Kali ini bermaksud menegaskan penolakan ide / wacana Negara Khilafah yang masih disuarakan kelompok - kelompok tertentu di DIY dengan melakukan orasi di area Gedung DPRD beberapa hari lalu. . Video yang beredar saat adanya kelompok melakukan Orasi di area Gedung DPRD Malioboro tidak dapat di tolerir. Upaya mengganti Sistem Negara yang diwacanakan oleh kelompok  dan siapapun bahkan di dala