Skip to main content

Selamat Ulang Tahun JOGJA ke 264 - 7 Oktober 2020

 




Kota Jogja  7 Oktober 2020 merayakan ulang tahunnya yang ke-264.  Sebenarnya tidak ada yang tahu pasti kapan tanggal berapa berdirinya Jogja. Setelah dilakukan study sejarah oleh beberapa ahli, diambil kesepakatan tanggal 7 Oktober sebagai hari ulang tahun Jogja. Walikota Jogja pada saat itu, Bapak Herry Zudianto berusaha menggali kembali sejarah berdirinya kota ini.

“Sebenarnya tidak ada yang tahu persis tanggal berdirinya Kota Jogja ini, tetapi berdasarkan sejarah dan masukan pada ahli akhirnya ditetapkan serta disepakati bersama bahwa tanggal 7 Oktober adalah HUT Kota ini,” tandas Herry dalam satu kesempatan. dikutip dari Republika.

Lalu, seperti apa sejarah berdirinya Yogyakarta dari awal mula? Yogyakarta didirikan pertama kali oleh Pangeran Mangkubumi. Beliau merupakan adik dari Sunan Paku Buwana II. Setelah melalui perjuangan yang panjang, pada hari Kamis Kliwon tanggal 29 Rabiulakhir 1680 atau bertepatan dengan 13 Februari 1755, Pangeran Mangkubumi yang telah bergelar Susuhunan Kabanaran menandatangani Perjanjian Giyanti atau sering disebut dengan Palihan Nagari .

Palihan Nagari inilah yang menjadi titik awal keberadaan Kasultanan Yogyakarta. Pada saat itulah Susuhunan Kabanaran kemudian bergelar Sri Sultan Hamengku Buwana Senopati Ing Ngalaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Kalifatullah Ingkang Jumeneng Kaping I. Setelah Perjanjian Giyanti ini, Sri Sultan Hamengku Buwana mesanggrah di Ambarketawang sambil menunggu pembangunan fisik kraton.

Sebulan setelah ditandatanganinya Perjanjian Giyanti tepatnya hari Kamis Pon tanggal 29 Jumadilawal 1680 atau 13 Maret 1755, Sultan Hamengku Buwana I memproklamirkan berdirinya Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dengan ibukota Ngayogyakarta dan memiliki separuh dari wilayah Kerajaan Mataram. Proklamasi ini terjadi di Pesanggrahan Ambarketawang dan dikenal dengan peristiwa Hadeging Nagari Dalem Kasultanan Mataram – Ngayogyakarta.

Pada hari Kamis Pon tanggal 3 sura 1681 atau bertepatan dengan tanggal 9 Oktober 1755, Sri Sultan Hamengku Buwana I memerintahkan untuk membangun Kraton Ngayogyakarta di Desa Pacethokan dalam Hutan Beringan yang pada awalnya bernama Garjitawati.

Pada hari Kamis pahing tanggal 13 Sura 1682 bertepatan dengan 7 Oktober 1756, Sri Sultan Hamengku Buwana I beserta keluarganya pindah atau boyongan dari Pesanggrahan Ambarketawan masuk ke dalam Kraton Ngayogyakarta. Peristiwa perpindahan ini ditandai dengan candra sengkala memet Dwi Naga Rasa Tunggal berupa dua ekor naga yang kedua ekornya saling melilit dan diukirkan di atas banon/renteng kelir baturana Kagungan Dalem Regol Kemagangan dan Regol Gadhung Mlathi.

Momentum kepindahan inilah yang dipakai sebagai dasar penentuan Hari Jadi Kota Yogyakarta karena mulai saat itu berbagai macam sarana dan bangunan pendukung untuk mewadahi aktivitas pemerintahan baik kegiatan sosial, politik, ekonomi, budaya maupun tempat tinggal mulai dibangun secara bertahap. Berdasarkan itu semua maka Hari Jadi Kota Yogyakarta ditentukan pada tanggal 7 Oktober 2009 dan dikuatkan dengan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2004. [ Jogja.com ]


Popular posts from this blog

ANCAMAN RADIKALISME DI TENGAH PANDEMI | webinar via zoom [ FULLY BOOKED ]

Jika anda merasa sudah mendaftar Silakan cek  Nama Pendaftar melalui google form yang masuk

https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2020/06/pendaftar-webinar-ancaman-radikalisme.html
.
.







.
ANCAMAN  RADIKALISME  DI TENGAH PANDEMI
webinar via zoom
FULLY BOOKED 
Jika anda merasa sudah mendaftar Silakan cek  Nama Pendaftar melalui google form yang masuk

https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2020/06/pendaftar-webinar-ancaman-radikalisme.html
.
.
. FORUM SELAMATKAN NKRI [ FORSA NKRI ] DIY bekerja sama dengan  Pusat Studi Pancasila UPN "Veteran"  Yogyakarta akan menyelenggarakan webinar  via ZOOM . FORUM SELAMATKAN NKRI [ FORSA NKRI ] DIY  adalah simpul jaringan Organisasi Masa Nasionalis Moderat terdiri dari 8 ormas di DIY . ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu DPD PIKI FOREDER FORKOM Masyarakat Madani DIY  GEMAYOMI GK Center PAIDJO

Pendaftar Webinar Peserta [ NON waiting List ] - ANCAMAN RADIKALISME DI TENGAH PANDEMI -

. .


Pendaftaran Webinar 
ANCAMAN  RADIKALISME  DI TENGAH PANDEMI 26 Juni 2020 
PENUH dan DITUTUP
Nama Pendaftar dan Alamat Email tidak ditampilkan penuh untuk memenuhi unsur kerahasiaan data. Segera akan kami umumkan dan hubungi peserta melalui Email sekretariatforsankridiy@gmail.com
Untuk informasi ketentuan WEBINAR dan hal terkait lain untuk dapat dipersiapkan para peserta
.
Narahubung WA Text Only :  Koen 0812 2983 5868
Email : sekretariatforsankridiy@gmail.com
Website : www.alumnismayogyakartabersatu.com
Cek dan Pantau Website ini H-2 Acara kemungkinan akan ada pengumuman pembukaan waiting list
. .
. . DAFTAR PESERTA 
CLICK GAMBAR UNTUK MEMPEBESAR
.
.














RUN DOWN ACARA WEBINAR 26 JUNI 2020 | PEMBUKAAN WAITING LIST

RUN DOWN ACARA WEBINAR
dan
PEMBUKAAN WAITING LIST

Gabung dan Daftar webinar melalui Zoom sebagai PESERTA WAITING LIST
Cek Website : www.alumnismayogyakartabersatu.com .
Peserta kuota 500 sudah tercapai sejak 11 Juni 2020 dan pendaftaran Peserta LOT Pendaftaran Utama sudah ditutup, Sesuai permintaan Bapak / ibu dari berbagai elemen dan organ,maka Panitia membuka peserta waiting list 23 s.d 25 Juni 2020.
.
Silakan daftarkan sebagai peserta waiting List dengan mengisi Google Form : https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfGoeBVz35s0gJAMwlyg76zoMWj9Xqf0LUljH4_ObUaE4RNrA/viewform . Setelah mendaftar sesuai kuota, maka  pada 25 s.d 26 Juni sebelum  acara Panitia akan dikirimkan response tertulis berupa  : Link Zoom
. Bagi Bapak ibu yang tidak mendapatkan slot waiting list nantinya, masih dapat mengikuti rangkaian webinar melalui : . Youtube Live ASYB id : https://www.youtube.com/channel/UCnMr8ung8TrM_4O3zYjyADw Facebook Fanspage ASYB : https://web.facebook.com/alumnismayogyakartabersatu/ .
.
.
.

RUN DOWN ACA…