Skip to main content

Video Kolaborasi PBIY & ASYB untuk menyambut HUT RI - 75

.



.
.
Menyambut HUT RI-75 ASYB - Alumni SMA Yogyakarta Bersatu dan PBIY - Perempuan Berkebaya Indonesia Yogyakarta berkolaborasi  dalam Video Peringatan HUT RI kali ini.
.  
Berikut link / tautan :
.
JOGJA TV :  
https://web.facebook.com/watch/?v=593873457961495&extid=6WyA3dU1kagkzmzj

Instagram : https://www.instagram.com/tv/CEEmSW3j_13/?igshid=1hxife39gs85j 
.
Facebook : https://www.facebook.com/watch/?v=734568967088482&extid=LMHxmVhgnEOmruDi 
.
Youtube  : https://youtu.be/yzzes3Q6zy4
.
Puluhan orang wanita yang tergabung dalam Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia Yogyakarta mengadakan Peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia di Wisata Pring Ledok Tinjon.
.
Dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19, komunitas yang giat melestarikan pemakaian kebaya ini melakukan berbagai kegiatan, seperti upacara bendera dan bermain angklung di Pring Ledok Tinjon.
.
Pring Ledok Tinjon adalah wisata unik dan anti mainstrean dengan menyajikan konsep Pasar bambu tradisional Jawa yang memanfaatkan hutan bambusebagai lokasi jual belinya.
.
Pring Ledok Tinjon sendiri berlokasi di Ds. Tinjon, Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
.
---------

#PBIY #ASYB
Kolaborasi cantik untuk INDONESIA MAJU ● Asyb dan Perempuan Berkebaya Jogja ●
---------
Mbak mbak Pemeran :
Ibu Helena
Sulis Ve
Retno Wiken
Loesy Rahma
Luky
Rina
Zusi
Ebeth Elisabet Suryatmaja
Wanti
.
Mbak mbak Tim PBI Yogya :
Tinuk Mts
Tunik Djanur Kuning Yogyakarta
Sandra
Indah
Novia
Bunda Ambar
.
Kawan - kawan dengan peran partisipasi masing - masing :
Adi Novi
Agung Adi
Hanna Yudha
Budi Prast
Nana Je 
dll
.
Selamat HUT RI ke 75

Semangat menjaga NKRI, PANCASILA dan  Kebhinnekaan !! 

Popular posts from this blog

Pergantian dan Pelantikan Pengurus dan Narahubung ASYB - Periode 3 tahun pertama 2019 - 2022 masa Tugas 2021 - 2022

. Pergantian dan Pelantikan PENGURUS dan NARAHUBUNG  ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu  Periode Tiga Tahun Pertama 2019 – 2022  Untuk masa Tugas  September  2021 -  2022 . . . Pergantian dan Pelantikan Pengurus dan Narahubung [ Koordinator Alumni perwakilan SMA sederajat DIY berjalan lancar. Karena saat ini DIY masih PPKM Level 3 maka, Pelantikan yang sudah ditunda karena pandemi ini akhirnya dilakukan secara Offline dan Daring dari kediaman sebagian besar pengurus dan Narahubung [ Koordinator ]. . Dua lokasi dipilih menjadi lokasi Offline adalah ; - Pendopo Langgar Duwur Boharen, Kotagede Yogyakarta dan  - Area Kotabaru Yogyakarta . Dua lokasi ini dipilih mengingat Yogyakarta memiliki 5 wilayah heritage / warisan budaya yaitu Kraton, Pakualaman, Malioboro, Kotagede dan Kotabaru Yogyakarta,  maka wilayah  " dua KOTA " di Yogyakarta ini sangat relevan untuk kami pilih menjadi lokasi acara. Khusus untuk Lokasi Pendopo Langgar Duwur Boharen, selain juga merupakan salah satu

OMAH ROPINGEN KAMPUNG PANDEYAN KOTAGEDE: TITIK KECIL UNTUK MEMAHAMI PARADOKSALITAS SOSIOLOGI POLITIK INDONESIA. #achmadcharriszubair

  Foto: republika.co.id Untuk mengingatkan peristiwa 30 September 1965 yang melibatkan PKI dan membawa tragedi kemanusiaan di negeri kita. Saya reposting status saya dua tahun yang lalu.  Hanya mencoba melihat sisi lain dari peristiwa yang tidak ingin terulang lagi. Bagi yang mengenal secara dekat Tan Malaka dan atau Aidit, tahu bahwa keduanya berasal dari keluarga muslim yang taat. Bahkan DN Aidit yang sempat memimpin PKI partai dengan stigma atheispun, ada yg menyaksikan masih melakukan sholat lima waktu.  Dimasa remajanya, Aidit yang berasal dari keluarga Muhammadiyah adalah muadzin yang merdu di Masjid kampungnya Belitong. Tan Malaka bagaimanapun juga  santri dari ranah Minangkabau. Bahkan Moeso merupakan anak Kyai dari Jawa Timur. Di Kotagede, bekas ibukota Kerajaan Jawa Islam Mataram, terdapat rumah yang menyimpan catatan sejarah, yang menjadi titik awal, hiruk pikuk konflik ideologis, bahkan titik awal konflik berdarah dan menyisakan kepedihan bagi yang terlibat. Banyak kisah ki

Sejarah Perayaan IMLEK - Indonesia

  Sejarah Perayaan IMLEK - Indonesia  . Ada yang tak biasa di Kota Semarang pada malam 23 Januari 2001. Itu adalah malam tahun baru Imlek dan kelenteng-kelenteng di seantero kota pelabuhan tersebut terlihat sibuk. Sebutlah Kelenteng Tay Kek Sie, Kelenteng Tong Pek Bio, Kelenteng Ling Hok Bio, Kelenteng Kuik Lak Hua dan Kelenteng Sio Hok Bio dipenuhi warga yang sembahyang . Anak-anak begitu girang beroleh hadiah pernak-pernik imlek dari orang tua mereka. Di bagian kota yang lain, di Pecinan Pasar Gang Baru, suasana tak kalah meriah. Mulai dari pedagang buah hingga kue keranjang laris manis. . Soeharto Melarang Sejenak menilik sejarah, perayaan tahun baru Imlek mulai senyap sejak Soeharto mengambil alih kuasa sejak 1966. Seturut catatan Tomy Su dalam “Pasang Surut Tahun Baru Imlek” yang terbit di Kompas (8/2/2005), ada 21 beleid beraroma rasis terhadap etnis Cina terbit tak lama setelah Soeharto mendapat Supersemar. Di antaranya adalah kebijakan menutup sekolah-sekolah berbahasa penganta