Skip to main content

WEBINAR 26 JUNI 2020 | Live Streaming YOUTUBE & FANS PAGE FB | RUN DOWN ACARA | UCAPAN TERIMAKASIH



.
.
.
.

.

WEBINAR 26 JUNI 2020 

ANCAMAN RADIKALISME DI TENGAH PANDEMI 
.
Live Streaming YOUTUBE & FANS PAGE FB   
RUN DOWN ACARA
TEAM KERJA
.
UCAPAN TERIMAKASIH
.


Secara terbuka webinar dapat diikuti melalui LIVE STREAMING
.
Youtube  Live Streaming  Channel  ASYB id https://www.youtube.com/channel/UCnMr8ung8TrM_4O3zYjyADw

.
Live Streaming Facebook Fanspage Alumni SMA Yogyakarta Bersatu https://web.facebook.com/alumnismayogyakartabersatu/
.

CATATAN
1. Bagi Para Pendaftar melalui Google Form [ Pendaftar Utama dan Waiting List ] Silakan cek Email Bapak / Ibu, Panitia telah mengirimkan Link Zoom

.
2. Bagi para Undangan Organ dan Donatur silakan cek WATSAP Panitia telah mengirimkan Link Zoom
.
Terimakasih kami kepada 


Pembicara :

Bp Ken Setiawan  | Bp J Kristiadi  | Bp Nasir Abas
.
Moderator
Kuss Indarto

.
Para donatur dan peran aktif supportif semua pihak :

Bapak Kusharjono Sukarno P | Bp Stefanus Christian | Ibu Tutik Purwati  
Bp M Haris | Ibu Yuli | Ibu Kustiningsih
.
Semua Lembaga dan Organ :  
.
UPN Veteran Yogyakarta
Delapan Organ FORSA NKRI DIY beserta simpul jaringan masing - masing :

- ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu - Karuharan Kris
- DPD PIKI - Bambang Praswanto
- FOREDER - Bhayu Hendarta
- FORKOM Masyarakat Madani DIY - Bambang Praswanto
- GEMAYOMI -Lestanta Budiman
- GK Center - Bambang Wijaya
- PAIDJO - Kuss Indarto
- REDJO MULIA - Widihasto Wasana Putra
.
Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu

.
.
SALAM  PANCASILA !!
FORSA NKRI DIY & Pusat Studi Pancasila UPN Veteran Yogyakarta
.

Popular posts from this blog

Pergantian dan Pelantikan Pengurus dan Narahubung ASYB - Periode 3 tahun pertama 2019 - 2022 masa Tugas 2021 - 2022

. Pergantian dan Pelantikan PENGURUS dan NARAHUBUNG  ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu  Periode Tiga Tahun Pertama 2019 – 2022  Untuk masa Tugas  September  2021 -  2022 . . . Pergantian dan Pelantikan Pengurus dan Narahubung [ Koordinator Alumni perwakilan SMA sederajat DIY berjalan lancar. Karena saat ini DIY masih PPKM Level 3 maka, Pelantikan yang sudah ditunda karena pandemi ini akhirnya dilakukan secara Offline dan Daring dari kediaman sebagian besar pengurus dan Narahubung [ Koordinator ]. . Dua lokasi dipilih menjadi lokasi Offline adalah ; - Pendopo Langgar Duwur Boharen, Kotagede Yogyakarta dan  - Area Kotabaru Yogyakarta . Dua lokasi ini dipilih mengingat Yogyakarta memiliki 5 wilayah heritage / warisan budaya yaitu Kraton, Pakualaman, Malioboro, Kotagede dan Kotabaru Yogyakarta,  maka wilayah  " dua KOTA " di Yogyakarta ini sangat relevan untuk kami pilih menjadi lokasi acara. Khusus untuk Lokasi Pendopo Langgar Duwur Boharen, selain juga merupakan salah satu

Sejarah Perayaan IMLEK - Indonesia

  Sejarah Perayaan IMLEK - Indonesia  . Ada yang tak biasa di Kota Semarang pada malam 23 Januari 2001. Itu adalah malam tahun baru Imlek dan kelenteng-kelenteng di seantero kota pelabuhan tersebut terlihat sibuk. Sebutlah Kelenteng Tay Kek Sie, Kelenteng Tong Pek Bio, Kelenteng Ling Hok Bio, Kelenteng Kuik Lak Hua dan Kelenteng Sio Hok Bio dipenuhi warga yang sembahyang . Anak-anak begitu girang beroleh hadiah pernak-pernik imlek dari orang tua mereka. Di bagian kota yang lain, di Pecinan Pasar Gang Baru, suasana tak kalah meriah. Mulai dari pedagang buah hingga kue keranjang laris manis. . Soeharto Melarang Sejenak menilik sejarah, perayaan tahun baru Imlek mulai senyap sejak Soeharto mengambil alih kuasa sejak 1966. Seturut catatan Tomy Su dalam “Pasang Surut Tahun Baru Imlek” yang terbit di Kompas (8/2/2005), ada 21 beleid beraroma rasis terhadap etnis Cina terbit tak lama setelah Soeharto mendapat Supersemar. Di antaranya adalah kebijakan menutup sekolah-sekolah berbahasa penganta

OMAH ROPINGEN KAMPUNG PANDEYAN KOTAGEDE: TITIK KECIL UNTUK MEMAHAMI PARADOKSALITAS SOSIOLOGI POLITIK INDONESIA. #achmadcharriszubair

  Foto: republika.co.id Untuk mengingatkan peristiwa 30 September 1965 yang melibatkan PKI dan membawa tragedi kemanusiaan di negeri kita. Saya reposting status saya dua tahun yang lalu.  Hanya mencoba melihat sisi lain dari peristiwa yang tidak ingin terulang lagi. Bagi yang mengenal secara dekat Tan Malaka dan atau Aidit, tahu bahwa keduanya berasal dari keluarga muslim yang taat. Bahkan DN Aidit yang sempat memimpin PKI partai dengan stigma atheispun, ada yg menyaksikan masih melakukan sholat lima waktu.  Dimasa remajanya, Aidit yang berasal dari keluarga Muhammadiyah adalah muadzin yang merdu di Masjid kampungnya Belitong. Tan Malaka bagaimanapun juga  santri dari ranah Minangkabau. Bahkan Moeso merupakan anak Kyai dari Jawa Timur. Di Kotagede, bekas ibukota Kerajaan Jawa Islam Mataram, terdapat rumah yang menyimpan catatan sejarah, yang menjadi titik awal, hiruk pikuk konflik ideologis, bahkan titik awal konflik berdarah dan menyisakan kepedihan bagi yang terlibat. Banyak kisah ki