Skip to main content

Siaran Pers : Forum Selamatkan NKRI Daerah Istimewa Yogyakarta FORSA NKRI DIY




Siaran Pers :
AKTIVIS JOGJA GELAR WEBINAR ANCAMAN  RADIKALISME  DI TENGAH PANDEMI
Sejak awal tahun 2020 ini dunia tengah berjibaku melawan pandemi corona. Jutaan orang terpapar virus covid19 yang pertama kali ditengarai muncul di kota Wuhan China akhir Desember 2019. Ratusan ribu jiwa tewas. Negara dengan tingkat kematian tertinggi yakni China, Amerika, Italia, Iran. Semua negara menerapkan protokol kesehatan kepada semua warganya mulai sering cuci tangan dan wajib bermasker. Selain itu juga memberlakukan protokol sosial mulai dari menutup kota-kota dari akses keluar masuk orang (lockdown) hingga memaksa melakukan pembatasan sosial secara ketat (social distancing). Kegiatan publik mulai dari perkantoran, sekolah, peribadatan, pusat perbelanjaan, destinasi wisata, event olah raga hingga aktivitas transportasi darat dan udara dihentikan sementara. Singkat kata dunia tengah dipaksa menghentikan semua hiruk pikuk ativitasnya untuk "bertapa." 
.
Namun ditengah suasana keprihatinan dunia, rupanya masih saja segelintir kalangan radikalis yang mengatasnamakan agama memanfaatkan situasi untuk memaksakan keyakinan utopisnya. 
Pada tanggal 15 April 2020 dua orang pelaku diduga anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tersebut menyerang anggota kepolisian di Poso, Sulawesi Tengah. Keduanya tewas. 
Tak berselang lama Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan diserang orang tak dikenal, Senin 1 Juni 2020 dini hari. Seorang polisi tewas dibacok. Dari pelaku yang dapat dilumpuhkan ditemukan sejumlah senjata tajam, bendera ISIS dan pesan jihad melawan negara RI.  Dua kasus tersebut tak dapat diremehkan sebab menunjukkan bahwa sel-sel terorisme masih aktif bergerak dibawah permukaan.  
.
Berangkat dari hal itu, berbagai simpul aktivis gerakan sosial Jogja yang tergabung dalam Forum Selamatkan NKRI Daerah Istimewa Yogyakarta FORSA NKRI DIY bekerjasama dengan Pusat Studi  Pancasila UPN "Veteran" Yogyakarta mengadakan Webinar dengan topik "Ancaman Radikaliame Di Tengah Pandemi" pada Jumat 26 Juni 2020 Pk 19.00 sd selesai. 
.
Menghadirkan tiga narasumber yakni Ken Setiawan, pendiri Negara Islam Indonesia Crisis Center , J Kristiadi Peneliti Senior CSIS, dan Nasir Abas mantan penggerak Jamaah Islamiah. 

Webinar akan dimoderatori Kuss Indarto.
.
.
Tergabung dalam Forsa NKRI DIY :
.
ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu
DPD PIKI
FOREDER
FORKOM Masyarakat Madani DIY 
GEMAYOMI
GK Center
PAIDJO
REDJO MULIA
.


Popular posts from this blog

Pertama di Indonesia, DPRD DIY Tandatangani Penolakan Ideologi Khilafah

. . Sebanyak 45 dari 55 anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta menandatangani surat Janji Setia Kepada NKRI dan Ideologi Pancasila. Surat penandatanganan tersebut diberikan oleh FORSA Forum Selamatkan NKRI Yogyakarta kepada Ketua DPRD DIY dan semua pimpinan fraksi pada tanggal 10 Mei 2022 lalu.   Pada pertemuan tanggal 10 Mei di Ruang Sidang DPRD DIY tersebut dihadiri pimpinan dan ketua fraksi DPRD DIY, dan puluhan perwakilan FORSA NKRI DIY yang terdiri dari berbagai eksponen masyarakat. Hadir pula di dalamnya H. Idham Samawi, mantan bupati Bantul dan anggota DPR RI. Beberapa jurnalis juga meliput dalam peristiwa itu.   Pada prinsipnya FORSA NKRI DIY mengecam dan menyesalkan atas kecolongannya DPRD DIY pada 27 April 2022 atas masuknya sekelompok orang ke dalam lingkungan DPRD dan kemudian membuat petisi yang arahnya tidak menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara dalam praktek bernegara. FORSA DIY menduga kelompok tersebut adalah bagian

Pelantikan Pengurus ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu 2022 - 2025 [ Senin, 12 Sep 2022 ]

 . . . DEWAN PENASIHAT, DEWAN PENGAWAS, dan DEWAN PAKAR  turut menyaksikan Pelantikan PENGURUS ASYB 2022 - 2025 [ Hybrid - Senin 12 Septembr 2022 ] Dewan 16 +  Pengurus 30 16 DEWAN  TURUT MENYAKSIKAN PELANTIKAN PENGURUS Dewan Penasihat 1. Achmad Charris Zubair  - Ketua Dewan Penasihat 2. Arif Nurcahyo   3. Kyai Haji Muhammad Jadul Maula  4. Lestanta Budiman / Adi Lobo  Dewan Pengawas 5. Hillarius Ngaji Merro – Ketua Dewan Pengawas 6. H. Datuk Sweida Zulalhamsyah  7. Hasan Syaifullah   8. Purohatu  9. Yuliani P. S.  Dewan Pakar 10. Joseph Kristiadi  - Ketua Dewan Pakar 11. Butet Kartaredjasa   12. Kyai Haji Mohammad Imam Aziz  13. Ki Soemarsono Noto Widjojo   14. Thomas Sugijata  15. Timoti Apriyanto   16. Zuly Qodir  PENGURUS DILANTIK : Pengurus [ 30 orang ]  PENGURUS HARIAN -------------------------- 17. Ketua Umum - Nana Je Justina  18. Wakil Ketua - Ganis Ahmadiningrat  19. Sekretaris - Bayu Hendarta  20. Wakil Sekretaris - P. Eko Jatisaputro  21. Sekretariat 1 - Ery Yuni Suciati 

PETISI Simpul Jaringan Masyarakat Nasionalis Anti-Khilafah DIY di DPRD Malioboro 30 April 2022

Audiensi lanjutan tanggal 10 Mei 2022 cek : Lipuatn : https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2022/05/audiensi-ii-forsa-nkri-ke-dprd-diy.html Dokumnetasi https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2022/05/dokumentasi-audiensi-forsa-nkri-ke-dprd.html . Simpul Jaringan Masyarakat Nasionalis Anti-Khilafah DIY yang tergabung dalam Forsa NKRI terdiri dari lebih dari 50 simpul jaringan dan perwakilan masyarakat, mendatangi  Lobby gedung DPRD Malioboro Yogyakarta 30 April 2022 Pukul 14.00 disambut oleh  Dr R. Stevanus C Handoko S.Kom., MM. -  Anggota Dewan Anggota Komisi D - Partai Solidaritas Indonesia . Kali ini bermaksud menegaskan penolakan ide / wacana Negara Khilafah yang masih disuarakan kelompok - kelompok tertentu di DIY dengan melakukan orasi di area Gedung DPRD beberapa hari lalu. . Video yang beredar saat adanya kelompok melakukan Orasi di area Gedung DPRD Malioboro tidak dapat di tolerir. Upaya mengganti Sistem Negara yang diwacanakan oleh kelompok  dan siapapun bahkan di dala