Skip to main content

ANCAMAN RADIKALISME DI TENGAH PANDEMI | webinar via zoom [ FULLY BOOKED ]





Jika anda merasa sudah mendaftar Silakan cek 







.
ANCAMAN  RADIKALISME 
DI TENGAH PANDEMI
webinar via zoom
FULLY BOOKED 
Jika anda merasa sudah mendaftar Silakan cek 
.
FORUM SELAMATKAN NKRI [ FORSA NKRI ] DIY bekerja sama dengan  Pusat Studi Pancasila UPN "Veteran"  Yogyakarta akan menyelenggarakan webinar  via ZOOM
.
FORUM SELAMATKAN NKRI [ FORSA NKRI ] DIY  adalah simpul jaringan Organisasi Masa Nasionalis Moderat terdiri dari 8 ormas di DIY
.
ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu
DPD PIKI
FOREDER
FORKOM Masyarakat Madani DIY 
GEMAYOMI
GK Center
PAIDJO
REDJO MULIA
.
Bulan  February 2020 lalu kami secara resmi dan tegas menyatakan penolakan terhadap Pemulangan KOMBATAN ISIS. Dewasa ini, di tengah kesibukan rakyat  dan negara melawan Pandemi   Covid-19 muncul gerakan-gerakan  dengan berbagai macam bentuk dan manifestasinya mencoba mengobarkan lagi semangat  sirik dan kebencian bernuansa ideologi dan pemikiran konservatif - primordialistik yang mengancam keharmonisan kehidupan bersama. Mengingat ancaman tersebut semakin eksplisit dan bila dibiarkan akan menggerogoti semangat gotong royong yang dewasa ini sangat diperlukan untuk melawan Pageblug Pandemi,  menyelenggarakan  webinar via ZOOM dengan Tema  Radikalisme.
.
Masyarakat diminta  waspada terhadap aksi - aksi bernuansa  konservatisme dan terorisme, serta   selalu meningkatkan semangat Gotong Royong agar segera dapat menaklukkan   wabah virus  Covid-19.
.
Semangat tersebut secara lantang disampaikan oleh NII Crisis Center Ken Setiawan, Ken Setiawan mengatakan keyakinannya bahwa para pelaku radikalisme tetap melakukan aksi dan aktivitasnya ditengah pandemi Covid-19. Mereka jangankan dengan agama lain, dengan satu agama saja mereka ada pada tahap mengkafirkan. Perilaku mereka berbanding terbalik dengan slogan Islam rahmatan lil alamin. 

Ditengah upaya ekstra keras Pemerintah mengatasi pandemi, mereka memojokkan pemerintah dengan menuduh  pemerintah gagal  memberikan rasa aman. Dengan webinar ini diharapkan masyarakat dapat lebih memahami urgensi dan makna penting  perlunya derajat Kewaspadaan Pertahanan Keamanan Negara dan Bangsa  pada masa pandemi Covid-19, sehingga  masyarakat  dapat lebih aktif berpartisipasi  mewaspadai  taktik, strategis serta  modus operandi mereka, terutama dalam melakukan recruitment.
.
.
1. Gabung & Daftar webinar melalui Zoom 
Cek Website : www.alumnismayogyakartabersatu.com
Daftarkan dengan mengisi Google Form : https://bit.ly/30kEH2Y
.

2. Setelah mendaftar sesuai kuota, maka  H-5 acara
- Akan dikirimkan response tertulis
- Detail akan selalu diupdate melalui Website www.alumnismayogyakartabersatu.com
- Kuota max Peserta [ sementara ] 500 peserta pendaftar
.
3. Per 11 Juni 2020 Kuota 500 sudah Fully Booked
Cek Nama Pendaftar di : 


.
4. Pantau Pengumuman di Website ini pada H-2 akan ada pengumuman menyusul mengenai kemungkinan pembukaan waiting list 
.
.

Webinar ANCAMAN  RADIKALISME 
DI TENGAH PANDEMI. Jumat 26 Juni 2020 - Pukul 19.00-selesai 
Fasilitas : Sertifikat  akan dikeluarkan oleh Pusat Studi Pancasila UPN “Veteran”  Yogyakarta 
.
Narasumber
- Ken Setiawan [ LAMPUNG ] – Pendiri Negara Islam Indonesia Crisis Center 
- J Kristiadi [ JAKARTA ]  Peneliti Senior CSIS 
- Nasir Abas [ JAKARTA ] – Ex Jamaah Islamiah 
.
Moderator
- Kuss Indarto [ YOGYAKARTA ]
.
Email : sekretariatforsankridiy@gmail.com
Narahubung WA Text Only :  Koen 0812 2983 5868
.
.
Salam Pancasila !!
FORSA NKRI DIY


------

STRUKTUR PENYELENGGARA



1. Ketua Umum Panitia : Lestanta Budiman [  Lobo ] 
2. Ketua 1 :  Nana Je Justina
3. Ketua 2 :  Bhayu Hendarta  

4.SEKRETARIS
Sekretaris  1 :  Koentjoro Adi 
Sekretaris  2 :  Evi Vipia 

5. BENDAHARA
Bendahara 1  : Retno Dewayani 
Bendahara 2  : Bambang Wijaya 

6. Registrasi & MEDSOS
Reg Medsos 1 : Adi Novi
Reg Medsos 2 : Nana Je 
Reg Medsos 3 : Didiet Raditya

7. HUMAS 
HUMAS HEAD : TEAM Registrasi & MEDSOS [ Adi, Nana, Didiet ]
ANGGOTA HUMAS : PIC 8 Organ
- Karuharan Kris - ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu
- Bambang Praswanto - DPD PIKI
- Bhayu Hendarta - FOREDER
- Bambang Praswanto - FORKOM Masyarakat Madani DIY 
- Lestanta Budiman  - GEMAYOMI
- Bambang Wijaya - GK Center
- Kuss Indarto - PAIDJO
- Widihasto wasana Putra - REDJO MULIA


TEAM LAPANGAN 26 Juni 2020 

1. Ketua Panitia : Lestanta Budiman [ Om Lobo ] 
2. Ketua 1 :  Nana Je Justina
3. Ketua 2 :  Bhayu Hendarta 

4 HOST
Host : Fauzul 
Co-Host : Upik 

5. Moderator 
Moderator Utama : Kuss Indarto
Moderator Support : Lobo
Asst Moderator 1 : Widihasto W. P.
Asst Moderator 2 : Didiet Raditya

6. Notulis 
Notulis 1 : Koentjoro Adi
Notulis 2 : Evi Vipia 

7. Paralel Media [ FB dan YOUTUBE ]
Penanggung jawab paralel Media : Adi Novi
Penanngung Jwab Live Facebook : Adi Novi
Penanggung jawab Live YOUTUBE : **

8. HUMAS 
HUMAS HEAD : TEAM Registrasi & MEDSOS [ Adi, Nana, Didiet ]
ANGGOTA HUMAS : PIC 8 Organ
- Karuharan Kris - ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu
- Bambang Praswanto - DPD PIKI
- Bhayu Hendarta - FOREDER
- Bambang Praswanto - FORKOM Masyarakat Madani DIY 
- Lestanta Budiman  - GEMAYOMI
- Bambang Wijaya - GK Center
- Kuss Indarto - PAIDJO
- Widihasto wasana Putra - REDJO MULIA

Popular posts from this blog

Pertama di Indonesia, DPRD DIY Tandatangani Penolakan Ideologi Khilafah

. . Sebanyak 45 dari 55 anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta menandatangani surat Janji Setia Kepada NKRI dan Ideologi Pancasila. Surat penandatanganan tersebut diberikan oleh FORSA Forum Selamatkan NKRI Yogyakarta kepada Ketua DPRD DIY dan semua pimpinan fraksi pada tanggal 10 Mei 2022 lalu.   Pada pertemuan tanggal 10 Mei di Ruang Sidang DPRD DIY tersebut dihadiri pimpinan dan ketua fraksi DPRD DIY, dan puluhan perwakilan FORSA NKRI DIY yang terdiri dari berbagai eksponen masyarakat. Hadir pula di dalamnya H. Idham Samawi, mantan bupati Bantul dan anggota DPR RI. Beberapa jurnalis juga meliput dalam peristiwa itu.   Pada prinsipnya FORSA NKRI DIY mengecam dan menyesalkan atas kecolongannya DPRD DIY pada 27 April 2022 atas masuknya sekelompok orang ke dalam lingkungan DPRD dan kemudian membuat petisi yang arahnya tidak menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara dalam praktek bernegara. FORSA DIY menduga kelompok tersebut adalah bagian

Pelantikan Pengurus ASYB Alumni SMA Yogyakarta Bersatu 2022 - 2025 [ Senin, 12 Sep 2022 ]

 . . . DEWAN PENASIHAT, DEWAN PENGAWAS, dan DEWAN PAKAR  turut menyaksikan Pelantikan PENGURUS ASYB 2022 - 2025 [ Hybrid - Senin 12 Septembr 2022 ] Dewan 16 +  Pengurus 30 16 DEWAN  TURUT MENYAKSIKAN PELANTIKAN PENGURUS Dewan Penasihat 1. Achmad Charris Zubair  - Ketua Dewan Penasihat 2. Arif Nurcahyo   3. Kyai Haji Muhammad Jadul Maula  4. Lestanta Budiman / Adi Lobo  Dewan Pengawas 5. Hillarius Ngaji Merro – Ketua Dewan Pengawas 6. H. Datuk Sweida Zulalhamsyah  7. Hasan Syaifullah   8. Purohatu  9. Yuliani P. S.  Dewan Pakar 10. Joseph Kristiadi  - Ketua Dewan Pakar 11. Butet Kartaredjasa   12. Kyai Haji Mohammad Imam Aziz  13. Ki Soemarsono Noto Widjojo   14. Thomas Sugijata  15. Timoti Apriyanto   16. Zuly Qodir  PENGURUS DILANTIK : Pengurus [ 30 orang ]  PENGURUS HARIAN -------------------------- 17. Ketua Umum - Nana Je Justina  18. Wakil Ketua - Ganis Ahmadiningrat  19. Sekretaris - Bayu Hendarta  20. Wakil Sekretaris - P. Eko Jatisaputro  21. Sekretariat 1 - Ery Yuni Suciati 

PETISI Simpul Jaringan Masyarakat Nasionalis Anti-Khilafah DIY di DPRD Malioboro 30 April 2022

Audiensi lanjutan tanggal 10 Mei 2022 cek : Lipuatn : https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2022/05/audiensi-ii-forsa-nkri-ke-dprd-diy.html Dokumnetasi https://www.alumnismayogyakartabersatu.com/2022/05/dokumentasi-audiensi-forsa-nkri-ke-dprd.html . Simpul Jaringan Masyarakat Nasionalis Anti-Khilafah DIY yang tergabung dalam Forsa NKRI terdiri dari lebih dari 50 simpul jaringan dan perwakilan masyarakat, mendatangi  Lobby gedung DPRD Malioboro Yogyakarta 30 April 2022 Pukul 14.00 disambut oleh  Dr R. Stevanus C Handoko S.Kom., MM. -  Anggota Dewan Anggota Komisi D - Partai Solidaritas Indonesia . Kali ini bermaksud menegaskan penolakan ide / wacana Negara Khilafah yang masih disuarakan kelompok - kelompok tertentu di DIY dengan melakukan orasi di area Gedung DPRD beberapa hari lalu. . Video yang beredar saat adanya kelompok melakukan Orasi di area Gedung DPRD Malioboro tidak dapat di tolerir. Upaya mengganti Sistem Negara yang diwacanakan oleh kelompok  dan siapapun bahkan di dala